tumkongreler.com – Wakil Perdana Menteri Inggris Dominic Raab mengundurkan diri dari pemerintah pada Jumat (21/4/2023). Hal ini tak lepas dari skandal yang menimpa Raab pasca dilakukannya penyelidikan independen.
Dilansir dari Reuters, Raab telah menyerahkan sepucuk surat kepada PM Rishi Sunak sebelum laporan penyelidikan dipublikasikan.
Baca : Miris! Akibat Perang, Suasana Lebaran di Sini Penuh Duka
“Saya menyerukan penyelidikan dan berjanji untuk mengundurkan diri jika menemukan intimidasi apa pun,” kata surat Raab. “Saya percaya penting untuk menjaga kata-kata saya.”
Sunak menerima pengunduran diri Raab dengan kesedihan yang mendalam, tetapi mengatakan penting bagi para menteri untuk menegakkan standar tertinggi.
Sebelumnya, aktivis anti-Brexit Gina Miller mengatakan Wakil Perdana Menteri Inggris Dominic Raab pernah menyebutnya sebagai “wanita jalang yang bodoh”.
Melansir dari YahooNews, Menurut Milller, Raab melontarkan kalimat tersebut ketika mereka bertemu pada tahun 2016 selama ketegangan mengenai Brexit. Miller, yang menggugat pemerintah karena kejadian Brexit di Mahkamah Agung. Katanya, sebutan tersebut dilontarkan Rabb di dalam lift sesaat setelah mereka hadir dalam program Radio 4 Today BBC sekitar 7 tahun yang lalu.
“Saya memiliki pengalaman pribadi di mana dia menggertak saya. Saya sedang melakukan program Today tentang kasus yang saya bawa, kasus pertama saya, dan saat turun dari acara di lift, dia pada dasarnya memanggil saya dengan sebutan-sebutan,” katanya kepada Piers Morgan Uncensored di Talk TV, dikutip dari YahooNews Jumat (21/4/2023).
Baca : Perancis Makin Ngeri, Gedung Bursa Saham Diserang
“Dia berkata ‘Saya tidak tahu apakah Anda hanya wanita jalang yang bodoh, apakah Anda kaya atau hanya naif’. Saya pikir itu karena dia melihat saya lebih rendah dari dirinya sendiri,” kata Miller.
Namun, seseorang yang dekat dengan Raab mengatakan bahwa tuduhan itu tidak benar. Menurutnya itu adalah klaim yang jahat dan tidak berdasar.